Mengikat Ilmu dengan Kata: Wujud Zat dalam Cerita dan Puisi

Menuliskan puisi adalah cara yang unik dan kuat untuk mengekspresikan perasaan dan emosi. Hal ini jadi kesempatan besar untuk guru mengubah perspektif siswa terhadap kimia dan menjadi sumber inspirasi mereka. Banyak manfaat yang bisa diterima siswa, berikut penjelasannya.

  1. Mengubah perspektif siswa terhadap kimia
    Kelas kimia umumnya dipandang oleh siswa sebagai mata pelajaran yang sulit dan abstrak. Ketika seorang guru secara proaktif menggabungkan “pengalaman pribadi dan kreativitas” pada pelajaran kimia, hal ini dapat membantu siswa “menikmati pelajaran kimia”. Siswa akan mengubah perpektif mereka bahwa kimia menyenangkan dan sangat kontekstual dengan kehidupan mereka.
  2. Menjadi sumber inspirasi untuk siswa
    Hal-hal yang sederhana, perasaan yang mendalam, keindahan seringkali menjadi sumber inspirasi dan antusiasme siswa untuk belajar dan menggali potensinya. Ketika guru mempromosikan sisi kreativitas dari memahami ilmu kimia, hal tersebut dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar. etika seorang guru menginvestasikan waktu dan kreativitas untuk mengungkapkan keindahan intrinsik kimia melalui puisi yang mereka ciptakan, hal itu dapat mencerminkan gairah mereka sendiri terhadap subjek dan keinginan untuk menularkan gairah dan apresiasi tersebut kepada siswa, yang merupakan ekspresi perasaan yang kuat.
  3. Menunjukan dedikasi dan inovasi kamu dalam pengajaran
    Seorang guru yang mengambil inisiatif untuk membuat dan menggunakan puisi dalam pengajaran kimia, menunjukkan tingkat dedikasi, inovasi, dan kemauan untuk melampaui metode konvensional demi kebaikan siswa. Aktivitas ini juga memunculkan perspektif siswa bahwa guru yang mengajar mereka adalah seseorang yang penuh dengan empati, kepedulian, keinginan untuk membuat pembelajaran dapat diakses dan menyenangkan, gairah terhadap subjek, dan komitmen terhadap pengembangan holistik siswa.

Berikut contoh surat puitis yang saya buat untuk siswa-siswa saya di akhir pembelajaran topik “State of Matte” atau wujud zat.

Do you know what happens to solid particles when they are given heat?

Do you know what happens to solid particles when they are given heat? They keep vibrating.
Just like my heart that was beating so fast the first time I came to this class. I was sure that it was caused by a tremendous energy coming from you, my dear grade students.

I keep imagining that you all are electrons that revolve around the atomic nucleus. I couldn’t stop you from moving, interacting, and bumping into each other. Still, I believe I could have arranged you to be more organized and was willing to listen to me, although it wouldn’t last long :D. At least by believing the theory of electron configuration, I can understand you and the energy from each of you day by day. 
You might think the relationship between a teacher and students is similar to how atoms form ionic bonding. The teacher gives knowledge, and you accept it. 
NO! You are wrong.
We are applying the covalent bonding. We share. You gain new chemistry concepts from me, and I also study you, your behavior, your reactions, and your pace to better comprehend my lecture. From you, I can reflect on myself and teach better next time. So, I wanna thank you all 😉😊

May I offer you some advice as a chemistry teacher?

Hydrogen stands alone and becomes the only nonmetal among tens of metal elements. Mercury and Bromine are the only elements that have a liquid state, while others are primarily in a gaseous or solid state. What I mean is…. Those three atoms are different, but it doesn’t deny their importance to all of us. So, it’s perfectly okay to be different. You do need to follow others to be accepted. Just be yourself and show your uniqueness 😉

Be like alkali metals. It looks tough and rugged from its appearance, but it is actually made of soft metal. I hope you will always be a gentle person with a smooth and pure heart. Thus, you can be given advice, and your pure heart will lead you to the right path whenever you get lost. Always be honest with yourself..

I really hope you all have a bright future, my dear students!

Versi bahasa indonesianya juga ada loh!

Tahukah kalian apa yang terjadi pada partikel padat saat diberi panas?

Tahukah kalian apa yang terjadi pada partikel padat saat diberi panas?
Mereka akan terus bergetar.
Sama seperti jantung saya yang berdebar kencang saat pertama kali masuk ke kelas ini. Saya yakin, itu karena energi luar biasa yang saya rasakan dari kalian.

Saya sering membayangkan kalian seperti elektron yang terus bergerak mengelilingi inti atom. Kalian tak bisa diam, selalu bergerak, berinteraksi, dan saling sapa. Tapi saya percaya, saya bisa membantu kalian menjadi lebih teratur dan bersedia mendengarkan, yaaa meskipun hanya sebentar 😄. Setidaknya, dengan mempercayai teori konfigurasi elektron, saya bisa lebih memahami kalian dan energi yang kalian pancarkan setiap harinya.

Mungkin kalian berpikir hubungan antara guru dan murid itu seperti ikatan ion. Guru memberi ilmu, dan murid menerima begitu saja.
Tidak! Kalian keliru.
Hubungan kita seperti ikatan kovalen. Kita saling berbagi.
Kalian belajar konsep kimia dari saya, dan saya pun belajar banyak dari kalian, baik tentang perilaku, reaksi kalian, dan kecepatan kalian dalam memahami sesuatu. Dari kalian, saya bisa bercermin dan berusaha menjadi guru yang lebih baik ke depannya. Karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua 😉😊

Bolehkah saya memberi sedikit nasihat sebagai guru kimia?

Lihatlah Hidrogen, ia berdiri sendiri dan menjadi satu-satunya unsur nonlogam di antara puluhan unsur logam. Lalu ada Merkuri dan Brom, dua unsur yang berbentuk cair, sementara unsur lainnya kebanyakan padat atau gas. Apa artinya?
Meskipun mereka berbeda, itu tidak membuat mereka kurang berarti.
Jadi, tak masalah jika kamu berbeda.
Kamu tidak harus mengikuti orang lain agar diterima. Jadilah dirimu sendiri dan tunjukkan keunikanmu.

Jadilah seperti logam alkali, terlihat kuat dan kokoh dari luar, tapi sebenarnya mereka material yang lembut. Saya berharap kalian bisa menjadi pribadi yang lembut, berhati jernih dan tulus. Dengan hati yang jernih, kalian akan lebih mudah menerima nasihat dan akan selalu menemukan jalan yang benar saat tersesat.
Jujurlah pada diri sendiri.

Saya benar-benar berharap kalian semua memiliki masa depan yang cemerlang, my lovely students!

Pernah buat puisi juga untuk mengajar? boleh share di kolom komentar ya!

Referesi:
Furlan, P. Y., Kitson, H., & Andes, C. (2007). Chemistry, poetry, and artistic illustration: An interdisciplinary approach to teaching and promoting chemistry. Journal of Chemical Education, 84(10), 1625–1630. https://doi.org/10.1021/ed084p1625

Mirkin, P. J., Evans, R., & Ferreira, J. (2020). The arts in science? Using poetry to teach chemistry in Grade 9. South African Journal of Education, 40(Supplement 2), 1–11. https://doi.org/10.15700/saje.v40ns2a1801

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

Ultrannara

A learner, a traveler, a contemplator who continuously seek ways to make a meaningful live and hopefully impact.

Tinggalkan komentar